Detiknews.com – Massa pendukung Kapolri meneror aksi Kompak di Bundaran HI. Hal ini dinilai hanya menambah buruk citra polisi di mata masyarakat.
“Sudah sedemikian parahkah kecerdasan Polri sehingga tidak mau berfikir kreatif untuk memperbaiki citranya,” kritik Wakil Ketua Majelis Pakar PPP Lukman Hakiem, dalam pesan singkat yang diterima detikcom,
VIVAnews – Massa ‘Cinta Indonesia, Cinta KPK (Cicak)’ berniat melakukan aksi panggung seperti minggu-minggu sebelumnya dengan menghadirkan sejumlah artis di Bundaran Hotel Indonesia (HI). Tapi, aksi reguler Cicak yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi (Kompak) itu harus puas tanpa panggung, kali ini.
“Sejak semalam panggung kami sudah diduduki
VIVAnews – Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) I Ketut Sudiharsa menilai semua anggota LPSK belum bisa dinonaktifkan. Pasalnya, belum ada dasar hukum yang sah.
Hal ini menanggapi penonaktifan dirinya selama pemeriksaan kode etik berlangsung terkait rekaman suara dirinya dengan pengusaha Anggodo Widjojo
VIVAnews – Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) I Ketut Sudiharsa mengaku tidak tahu kalau dirinya dinonaktifkan.
“Tidak ada yang memberitahu saya,” kata dia seperti dikutip dari TVone, Jumat 27 November 2009.
Dia malah mempertanyakan penoaktifan dirinya oleh Pimpinan LPSK. “Kami bertujuh diangkat
Detiknews.com – Jakarta – Presiden SBY jelas-jelas meminta agar persoalan Bibit-Chandra tidak sampai dibawa ke pengadilan. Namun yang terjadi, Kejagung justru mengulur-ngulur waktu. Apa yang ditunjukkan Kejagung dinilai mempertaruhkan kewibawaan Presiden. “Sikap itu mempertaruhkan kewibawaan Presiden,” kata Direktur Reform
JAKARTA, KOMPAS.com — Pengamat kepolisian dari Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, mengatakan, naiknya Koordinator Staf Ahli Kapolri Irjen Ito Sumardi sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal Polri (Kabareskrim) menggantikan Komjen Susno Duadji merupakan hasil kompromi Kapolri dengan Susno.
“Susno mau lengser menjadi Kabareskrim jika yang menggantikan adalah